ISIS - Organisasi radikal yang sangat kontroversial

ISIS - Sebuah organisasi radikal yang mengatasnamakan agama Islam dengan berbagai macam aksinya yang syarat akan kontroversi.



Apa itu ISIS?

ISIS adalah sebuah kepanjangan dari Islamic State of Iraq and Syam. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Arab maka ia adalah الدولة الاسلامية في العراق والشام/al-Dawlah al-Islāmīyah fī al-ʻIrāq wa-al-Shām. Namun kini ISIS lebih dikenal dengan sebutan Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) yang merupakan sebuah negara boneka berbasis hukum Islam di bawah pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi.

Tujuan penciptaan ISIS 

ISIS diciptakan berdasarkan konsep "The Hornet's Nest", yaitu strategi yang bertujuan untuk mendeteksi sekelompok orang berpaham dan berideologi sama (radikal/ekstrim/melampaui batas) dari berbagai belahan dunia untuk kemudian dikumpulkan di suatu tempat sehingga mereka lebih mudah dikendalikan. Dengan membentuk ISIS maka kaum Zionis Yahudi dapat lebih mudah untuk mendeteksi keberadaan para ekstrimis yang tersebar di seluruh dunia. Para ekstrimis pasti akan merespon faham ataupun tindakan-tindakan yang dilakukan oleh ISIS, baik itu yang bersifat dukungan ataupun penolakan. Mereka melakukan hal tersebut untuk membaca gerakan-gerakan Islam bawah tanah yang dipimpin oleh orang-orang berpaham radikal/ekstrim/melampaui batas yang kemudian akan mereka gunakan untuk menghancurkan ideologi Islam yang murni (musuh terbesar mereka sepanjang jaman).

Informasi ISIS: Foto Edward Snowden
Edward Snowden
Dalam dokumen rahasia yang juga dibocorkan oleh Edward Snowden (salah seorang mantan anggota CIA & NSA yang kini dilindungi oleh Rusia) menyatakan bahwa strategi "The Hornet's Nest" adalah satu-satunya solusi untuk melindungi negara Israel (basis utama kaum Zionis Yahudi), karena dengan menciptakan musuh di dekat perbatasannya maka Israel dan para sekutunya memiliki alasan untuk melakukan intervensi, invasi, proteksi dan ekspansi.

Berikut ini adalah salah satu kutipan yang diambil dari salah satu dokumen rahasia Edward Snowden yang di rilis pada tanggal 14 Juli 2014:

"The British and American intelligence along with Mossad worked to create the Islamic State of Iraq and Syam (ISIS). A terrorist organization that is able to attract all extemist of the world to one place, using a strategy called "The Hornet's Nest". It is created to protect the Zionist entity by creating it with religious and Islamic slogans. The only solution to protect the Jewish state is to create ISIS near its borders."

Informasi ISIS: Foto Robin Cook
Robin Cook
Edward Snowden adalah salah satu agen intelijen yang beruntung karena saat ini dia diamankan dan dilindungi oleh Rusia sebagai salah satu aset informasi mereka. Dimana di sisi lain ketika Robin Cook (yang juga salah seorang mantan agen intelijen yang akhirnya menjabat sebagai sekretaris negara Inggris) dibunuh dalam waktu satu minggu setelah mengatakan bahwa di dunia ini sebenarnya tidak ada satupun organisasi teroris di timur tengah seperti Al-Qaeda dan sejenisnya karena mereka hanyalah salah satu bentuk organisasi propaganda bentukan Amerika Serikat. Anda bisa membayangkan nasib Snowden jika ia berkeliaran bebas tanpa adanya perlindungan dari Rusia. 

Pihak-pihak yang berjasa besar dalam pembentukan ISIS:


Arab Saudi
Jika anda termasuk orang-orang yang kaget dan tidak percaya ketika mendengar bahwa Arab Saudi adalah salah satu pihak yang telah berjasa besar dalam pembentukan ISIS maka sebaiknya anda mulai belajar memahami bahwa segala sesuatu yang tampak di hadapan andda tidak selalu sama dengan kenyataan yang terkandung dibaliknya. Memang benar bahwa Arab Saudi adalah salah satu kiblat (dalam artian panutan) dari kebanyakan negara-negara Islam di seluruh dunia, namun kenyataannya para pimpinan di negara ini kini telah berkolaborasi dengan para Zionis Yahudi dan menyakiti hati umat Islam di seluruh dunia.

Apa jasa-jasa Arab Saudi dalam pembentukan ISIS?
Mereka secara sengaja melepaskan (membebaskan) para kriminal yang sebelumnya telah tergabung ke dalam berbagai macam organisasi radikal untuk kemudian diberi pengarahan agar bersatu padu mensukseskan program "The Hornet's Nest" kaum Zionis Yahudi.

Berikut ini adalah dokumen rahasia (TOP SECRET) dari pemerintahan Arab Saudi yang berisi bahwa mereka sudah membantu melepaskan para kriminal tersebut:

Informasi ISIS: Dokumen Rahasia Arab Saudi membantu ISIS
Dokumen Rahasia Pemerintah Arab Saudi membantu mensukseskan ISIS

Dalam dokumen rahasia tersebut telah disebutkan bahwa mereka telah melepaskan 110 orang Yaman, 21 orang Palestina, 212 orang Arab Saudi, 96 orang Sudan, 254 orang Syiria, 82 orang Jordania, 68 orang Somalia, 32 orang Afganistan, 94 orang Mesir, 203 orang Pakistan, 23 orang Iraq, dan 44 orang Quwait yang sebelumnya telah terkait kasus-kasus pembunuhan, teror, obat-obatan terlarang, dan berbagai macam tindak kriminal lainnya agar kemudian bersatu kembali di wilayah Syiria demi mensukseskan program "The Hornet's Nest" kaum Zionis Yahudi.

Amerika Serikat
Informasi ISIS: Amerika membantu ISIS
Your Daddy died for the Jews!
Negara ini memanfaatkan kekuatan ISIS di timur tengah yang telah menguasai banyak ladang minyak mentah. Amerika mensuplai senjata dan berbagai kebutuhan logistik lainnya kepada ISIS melalui serangkaian sandiwara kekalahan tentara mereka di Syiria dan sebagai gantinya ISIS mensuplai minyak mentah kepada Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya. Hal ini jelas-jelas merupakan sebuah simbiosis mutualisme antara otak para konspirator jahat dan para pelaku konspirasi itu sendiri.

Kegilaan Amerika
Keterangan dari Presiden Rusia, Vladimir Putin sudah cukup menjelaskan kepada kita semua bahwa Amerika Serikat telah melanggar kode etik hubungan internasional terutama dalam bidang perdagangan dengan membeli minyak mentah dari teroris secara terang-terangan. Vladimir Putin adalah seorang presiden yang juga mantan anggota KGB (salah satu biro intelijen dari Rusia yang disegani di seluruh dunia), 99.9% data yang ia sampaikan lewat pidatonya begitu akurat karena selalu berdasarkan pada hasil analisis dari tim intelijen gabungan di Rusia.

Berikut ini adalah salah satu video yang berdurasi 1 menit 33 detik yang berisi kutipan Vladimir Putin dalam sebuah acara terbuka di Rusia yang menyinggung tentang pemahaman New World Order dengan judul The World Order: New Rules or No Rules?


Di dalam sebuah konferensi umum lainnya Presiden Rusia Vladimir Putin juga membeberkan bahwa ada 40 Negara yang saat ini membantu ISIS, bahkan diantara negara-negara tersebut ada juga yang tergabung kedalam The Group of Twenty (G20), Finance Ministers dan Central Bank Governors/Kelompok dua puluh menteri keuangan dan gubernur bank sentral. Menurutnya hal ini adalah sebuah skandal propaganda yang sangat memalukan. Dibawah ini adalah salah satu bukti video beliau yang sudah diterjemahkan oleh ke dalam bahasa Inggris dengan durasi 17 detik yang perlu anda ketahui:


Salah satu bukti kuat lainnya yang menunjukkan bahwa negara-negara barat telah mempersiapkan dan memfasilitasi ISIS untuk mengisolasi rezim Suriah adalah dokumen TOP SECRET dari Defense Intelligence Agency (DIA) Amerika Serikat dibawah ini:




Israel, Turki dan Qatar
Berikut ini adalah data yang disadap dari komputer dan ponsel pribadi salah seorang kepala staff koordinator kegiatan perdana menteri Israel, Manzar Al-Safadi alias Mandi Al-Safadi. Data-data ini menunjukkan bahwa Israel adalah pihak yang mendikte agenda-agenda yang harus dilakukan oleh ISIS. Dan untuk memastikan bahwa hal tersebut adalah sebuah kebenaran maka komputer dan ponsel Omar Al-Haji, pimpinan ISIS tertinggi di daerah Raqqa (Syiria) juga ikut di sadap dan dimata-matai, hasilnya sangat mengejutkan karena ternyata selain Israel, negara Turki, Qatar dan beberapa negara lainnya di Timur Tengah juga ikut andil dalam mendukung dan membiayai berbagai macam kegiatan ISIS melalui jalur bantuan yang diberikan oleh Mohammad Al-Khatif, salah seorang petinggi Jabhat Al-Nusra (kelompok milisi dan cabang Al-Qaeda yang juga ingin menjatuhkan rezim Suriah).

Link download lengkap data-data tersebut kami cantumkan dibawah potongan gambar bantuan pendanaan logistik dan persenjataan dibawah ini:

Informasi ISIS: Israel membantu ISIS
Daftar bantuan yang diberikan oleh Israel dana sekutunya kepada ISIS



Inggris dan Perancis
Data-data lainnya juga menunjukkan bahwa negara Inggris dan Perancis ikut mendanai ISIS dengan cara mensupplai berbagai macam senjata yang dibutuhkan oleh ISIS di Timur Tengah. Data-data tersebut dibeberkan secara jelas dan rinci di dalam sebuah buku yang berjudul "The Dirty War on Syiria", karya Prof. Tim Anderson.

Informasi ISIS: Daftar beberapa negara yang membantu ISIS
Daftar beberapa negara yang membantu ISIS

Pemimpin ISIS

Abu Bakar Al-Baghdadi adalah orang yang menyatakan dirinya sebagai pemimpin ISIS pada tanggal 29 Juni 2014. Ia terlahir dengan nama Ibrahim bin Awwad bin Ibrahim bin Ali bin Muhammad al-Badri al-Samarrai/إبراهيم ابن عواد ابن إبراهيم ابن علي ابن محمد البدري السامرائي ia lahir di daerah yang bernama Samarra di Iraq pada tahun 1971. Sebenarnya ISIS sudah ia bentuk di Irak sejak tahun 2006 dengan nama Dewan Syuro Mujahidin (DSM) namun pergerakannya tidak begitu masif seperti saat ini.

Data diri dan riwayat hidup Abu Bakar Al-Baghdadi sang pemimpin ISIS

Abu Bakar Al-Baghdadi sendiri berasal dari suku Al-Bu Badri, yang sebagian besar berada di daerah Samarra dan Diyala, Baghdad utara dan timur. Setelah Amerika Serikat menginvasi Irak di tahun 2003, Baghdadi dan beberapa rekannya mendirikan Jamaat Jaysh Ahl al-Sunnah wa-l-Jamaah (JJASJ), Angkatan Bersenjata Kelompok Warga Sunni, yang beroperasi dari Samarra, Diyala, dan Baghdad. Di dalam kelompok ini, Baghdadi menjadi pemimpin dewan hukum. Ia sempat tertangkap oleh tentara Amerika Serikat dan ditahan pada bulan Februari hingga Desember 2004, entah apa alasan yang sebenarnya namun pihak Amerika membebaskannya dengan alasan bahwa Baghdadi bukanlah sebuah ancaman tingkat tinggi, padahal mereka dengan jelas mengetahui bahwa ia adalah seorang pemimpin dewan hukum di Jamaat Jaysh Ahl al-Sunnah wa-l-Jamaah.

Kami tidak yakin dengan adanya berita bahwa Baghdadi pernah dilatih oleh Mossad sebelum ia membentuk ISIS (karena kami sendiri belum bisa menemukan data-data terkait yang benar-benar valid atas statement tersebut). Namun kami mencium ada beberapa fenomena aneh yang muncul setelah ia bebas, Baghdadi justru tampak seperti seorang korban yang telah di cuci otaknya oleh para agen intelijen barat di Camp Bucca (tempat ia dipenjarakan selama 11 bulan), pemikiran-pemikiran dan ilmu Islam murni yang ia dapat di Universitas Islam Baghdad seakan-akan sirna begitu saja dan berubah menjadi faham dan isme-isme sangat radikal. Organisasi yang ia pimpin semakin terorganisir dan berkembang dengan sangat pesat semenjak ia meninggalkan camp tersebut (karena faktanya mereka telah mendapat banyak arahan dan bantuan finansial dari negara-negara barat untuk menghancurkan rezim Suriah).

Agenda dan Strategi ISIS

Hazim Al-Madani adalah orang yang merumuskan agenda dan strategi perjuangan ISIS dan Al-Qaeda, seluruh strategi tersebut tertuang dalam bukunya yang berjudul Jamaat Jaysh Ahl al-Sunnah wa-l-Jamaah yang artinya; Beginilah cara kami memandang dan menginginkan jihad. Buku tersebut berisi ideologi perjuangan para mujahidin ISIS dan Al-Qaeda beserta seruan mereka yang menyerukan kepada seluruh mujahidin untuk memperluas aktivitas jihad ke seluruh dunia dalam rangka memperbesar kekuatan umat Islam dan menteror musuh-musuhnya. Dalam buku itu juga terpapar sebuah rencana besar untuk merebut kekuasaan yang dibagi ke dalam enam fase yang terbagi menjadi dua dekade, yaitu tahun 2000 hingga 2010 dan 2010 hingga 2020 (yang disebut sebagai tahun tergapainya “kemenangan akhir”).

Berikut ini adalah intisari dari setiap fase strategi perjuangan mereka yang telah kami rangkum dari buku tersebut :

Fase pertama 
Dimulai dari tahun 2000 sampai tahun 2003. Fase ini disebut sebagai tahap siuman yang berpusat pada upaya penyadaran kembali umat Islam dengan memberikan peringatan keras pada kepala-kepala ular di White House. Tujuannya yaitu untuk membuat Amerika Serikat gerah, panik dan bereaksi sedemikian rupa agar dapat membuat organisasi mereka muncul ke permukaan (terpublikasikan).

Anda jangan terkecok karena hal ini sebenarnya mengacu pada apa yang disebut oleh pimpinan mereka sebagai perang salib Amerika Serikat terhadap Islam yang ditandai dengan invasi militer atas Afghanistan dan Irak. Dimana kejadian ini sebenarnya sangat menguntungkan mereka, karena mereka dapat memperluas medan tempur, membuat rakyat Amerika sebagai target yang mudah untuk diincar dan tak bisa dipungkiri bahwa kini telah terbukti bahwa Amerika adalah pihak yang telah mengibarkan bendera para pelaku jihad berkibar setinggi langit di hari ini ke seluruh dunia. Fase ini berakhir dengan pendudukan AS atas Irak tahun 2003. Tahap ini telah sukses tercapai dengan bercokol-kuatnya Al-Qaeda di Afghanistan dan Irak, jauh melampaui tenggat akhir keberadaan militer AS dan sekutunya.

Fase kedua
Bermula dari tahun 2003 sampai tahun 2006. Fase ini disebut sebagai tahap membuka mata. Pada tahapan ini, Al-Qaeda berencana menyeret musuh-musuhnya dalam pertempuran panjang tanpa batas waktu dan tempat, sambil mengembangkan apa yang disebutnya sebagai jihad elektronik (e-jihad) dalam rangka persiapan memasuki fase ketiga. Sejalan dengan itu, Al-Qaeda berupaya melakukan ekspansi terselubung di berbagai bagian strategis dunia Arab dan Islam, dengan memakai Irak sebagai pangkalan militer untuk membangun pasukan jihad yang tangguh (ISIS) agar dapat digelar dalam berbagai operasi intelijen, keamanan maupun militer di berbagai negara. Pada saat inilah ISIS lahir dibawah pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi (Irak - pertengahan tahun 2006), mereka mulai menggalang dana melalui majlis-majlis kajian Islam yang berpaham radikal yang terselubung dan tersebar di seluruh dunia (termasuk Indonesia). Kumpulan zakat, infak dan sedekah mulai dikumpulkan untuk mendukung aktivitas perjuangan ISIS.

Fase ketiga
Berlangsung dari tahun 2007 sampai tahun 2010. Dalam rencana strategisnya, fase ini disebut sebagai tahapan bangkit dan berdikari. Inilah tahapan pergerakan proaktif dalam tiap-tiap wilayah operasi mereka. Di fase ini, ISIS dan Al-Qaeda akan mengalami lompatan besar sejalan dengan perubahan krusial di wilayah sekitar Irak. Perhatian utama akan diberikan pada Syam (Suriah Raya yang mencakup Lebanon, Palestina dan Yordania). Inilah wilayah yang sesuai dengan berbagai nubuat yang diyakini oleh para kaum "takfiri" (orang yang suka memberi label kafir kepada orang lain yang pemahamannya bersebrangan) berasal dari Nabi ihwal yang bakal dilanda prahara pasca prahara serupa yang melilit Irak.

Menariknya, rencana-rencana tersebut kebetulan sejalan dengan rencana besar sejumlah badan intelijen negara-negara barat, termasuk CIA, NSA, DIA, MI6 dan lain sebagainya untuk menata ulang Timur Tengah Baru (The New Middle East) dengan membentuk negara-negara kecil yang berwatak sektarian, kubu-kubu dan etnis agar umat Islam semakin terpecah belah menjadi banyak bagian, sehingga mereka semakin mudah menebarkan faham-faham kebencian diantara mereka. Dalam berbagai kesempatan, mantan penasihat Dewan Keamanan Nasional dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Condoleezza Rice mengungkapkan tekad Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengimpimentasikan desain tata ulang itu sejak tahun 2000-an. Ada apa di balik kesamaan rencana strategis antara Al-Qaeda, ISIS dan CIA? Logika mengajarkan kepada kita bahwa tak ada satupun kejadian yang terjadi secara kebetulan di dunia ini!

Fase keempat
Mulai berjalan dari tahun 2010 hingga tahun 2013. Pada tahap ini, ISIS, Al-Qaeda dan berbagai organisasi teror lainnya akan mengambil momentum kekacauan yang meradang di timur tengah untuk mempengaruhi dunia Islam, terutama di Suriah. Itulah sebabnya mengapa fase ini disebut sebagai tahap pemulihan kesehatan. Fase ini akan ditandai dengan keterlibatan langsung jaringan mereka dalam menjatuhkan rezim-rezim Islam, baik dengan bertempur secara fisik maupun non-fisik. Di tahap ini juga mereka akan menggerakkan mesin-mesin propagandanya untuk mengekspose fakta-fakta (atau tuduhan-tuduhan) tentang pengkhianatan dan penindasan rezim-rezim itu atas umat Islam dan ketundukan mereka pada Amerika Serikat dan berbagai macam skandal persekongkolan mereka dengan negara-negara barat.

Fase kelima
Dimulai dari tahun 2013 sampai tahun 2016, fase ini ditandai dengan deklarasi kekhalifahan atau negara Islam (ISIS), sebagai tujuan akhir gerakan para mujahidin. Dunia akan menyaksikan transformasi radikal, dimulai dengan runtuhnya poros Anglo-Saxon dan munculnya kekuatan-kekuatan baru di dunia yang tidak secara langsung bermusuhan keras dengan umat Islam, seperti India dan Cina, yang bakal bertandem dengan pertumbuhan eksponensial Al-Qaeda di dunia, baik di dunia Islam maupun di dunia Barat dari kalangan imigran Muslim yang menetap di sana.

Fase keenam
Dimulai dari tahun 2016 dan berakhir pada 2020, tahap ini merupakan tahap armagedon alias perang pamungkas antara kaum beriman melawan kaum kafir. Fase ini berpuncak pada tegaknya kekhalifahan Islam di bawah panji hitam ISIS, itulah hal yang sangat mereka yakini. Para perumus strategik al-Qaeda percaya bahwa tahun 2016 adalah babak awal menjelang tegaknya kekhalifahan Islam. Babak ini akan ditandai dengan meluasnya usaha mujahidin mendirikan kekhalifahan Islam, menggaungkan apa yang kerap dinyatakan oleh Osama bin Laden sebagai “penerapan hukum Allah di muka bumi”. Fase ini akan ditandai dengan kian meratanya aspirasi umat Islam untuk kembali pada ‘sistem kekhalifahan’. Periode kekerasan dan perang akan terus berlanjut hingga kemenangan telak (yang mereka bayangkan) tercapai di tahun 2020.

Kesimpulan dari agenda mereka agar anda tidak salah tafsir

Para perumus dan simpatisan Al-Qaeda yang merasa mewakili Allah di bumi, tentu melihat semua yang terjadi sejauh ini sebagai pertolongan dari Allah atas apa yang mereka perjuangkan. Mereka akan semakin berhalusinasi ketika melihat ‘kemenangan akbar’ saat Abu Bakar Al-Baghdadi mendeklarasikan negara Islam di Suriah dan Irak (ISIS). Bagaimana tidak? Dua negara yang pernah menjadi ibukota dua imperium besar Islam, imperium Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah, kini telah menjadi satu negara dalam kekuasaan mereka. Apalagi jika kita ikuti riwayat-riwayat yang mereka yakini berasal dari para Nabi (seputar nubuat kemenangan Islam yang dimulai dengan prahara di Suriah dan Yaman).

Tapi apakah hal tersebut benar seperti demikian?

Benarkah situasi yang ada saat ini menunjukkan kian dekatnya umat Islam dengan berbagai macam harapan akan kembalinya kekhalifahan Islam yang selama ini telah terkubur oleh kejam dan masifnya tindak konspirasi para kaum Zionis Yahudi?

Sayangnya hal tersebut tidaklah benar karena ISIS dan Al-Qaeda hanyalah organisasi jihad yang sengaja dirancang, dibuat, dibesarkan, dibesar-besarkan, dan diperalat untuk mengubur makna jihad yang sebenarnya! Permusuhan yang saat ini sedang memanas di Timur Tengah adalah sebuah tarian distraksi maut antara badan intelijen negara-negara barat, ISIS, Al-Qaeda dan berbagai gerakan aksi terorisme lainnya untuk menggiring dunia ini agar memiliki sebuah ketakutan yang baru, sebuah musuh buatan untuk mengalihkan pandangan kita semua dari musuh yang sebenarnya.

Berbagai mitos tentang ISIS

Jika anda menemukan situs yang mengandung foto-foto palsu tentang ISIS seperti di bawah ini maka kami sangat menyarankan anda untuk segera menjauh diri dari situs-situs tersebut. Karena selain validitas dan kredibilitasnya yang tidak bisa dipercaya (hanya sekedar copy-paste/mengikuti media "mainstream" tanpa adanya tindakan validasi dan verifikasi data), mereka juga ikut andil dalam tindak pembohongan dan pembodohan publik karena telah ikut menayangkan data-data palsu yang bisa mencuci otak anda!

Berikut ini adalah data-data palsu seputar ISIS yang sering beredar di situs-situs berkredibilitas rendah:

1. Foto palsu yang menyatakan bahwa Abu Bakar Al-Baghdadi (ketua ISIS) adalah anggota Mossad dengan menampilkan foto dirinya sedang berpesta bersama wanita.


Informasi ISIS: Foto palsu Abu Bakar Al-Baghdadi
Foto palsu Abu Bakar Al-Baghdadi bersama seorang wanita

Orang yang ada di dalam foto tersebut bukan Abu Bakar Al-Baghdadi, namun ia bernama Motaz Hattar seorang pria berkebangsaan Dubai yang memang gemar berpesta bersama para wanita.

Informasi ISIS: Foto asli Motaz Hattar yang mirip pemimpin ISIS
Foto asli Motaz Hattar yang mirip dengan Abu Bakar Al-Baghdadi


2. Foto palsu yang menyatakan bahwa Abu Bakar Al-Baghdadi (ketua ISIS) telah meninggal dunia karena tertembak oleh pasukan khusus Iraq.


Informasi ISIS: Foto palsu pemimpin ISIS mati tertembak
Foto palsu ketua ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi telah mati tertembak

Orang yang ada di dalam foto tersebut bukan Abu Bakar Al-Baghdadi, namun ia bernama Sami Abdullahu seorang mujahidin yang meninggal di Syiria.

Informasi ISIS: Foto asli Sami Abdullahu yang mirip dengan ketua ISIS
Foto asli Sami Abdullahu yang mirip dengan Abu Bakar Al-Baghdadi


3. Foto palsu yang menyatakan bahwa Abu Bakar Al-Baghdadi (ketua ISIS) telah melakukan konsolidasi dengan senator John Mc Cain dari Amerika Serikat di timur tengah pada tahun 2013.


Informasi ISIS: Foto palsu pemimpin ISIS bertemu dengan John Mc Cain
Foto palsu Abu Bakar Al-Baghdadi bersama Senator John Mc Cain

Orang yang ada di dalam foto tersebut bukanlah Abu Bakar Al-Baghdadi, namun ia bernama Ahmed Hayyad/Abu Yusef seorang aktivis perdamaian Palestina.

Informasi ISIS: Foto asli Ahmed Hayyad yang mirip ketua ISIS
Foto asli dari Ahmed Hayyad/Abu Yusef yang mirip dengan Abu Bakar Al-Baghdadi


4. Foto palsu yang menayangkan seorang anggota ISIS yang memiliki tato United States Army.


Informasi ISIS: Foto palsu anggota ISIS punya tato US Army
Foto palsu anggota ISIS yang direkayasa agar memiliki tato US Army

Orang yang ada di dalam foto tersebut sebenarnya sama sekali tidak memiliki tato US Army atau apapun dalam bentuk apapun di lengan kanannya.

Informasi ISIS: Foto asli anggota ISIS berssih dari tato
Foto asli anggota ISIS yang tidak memiliki tato US Army


5. Akronim/singkatan yang menyebutkan bahwa ISIS adalah kepanjangan dari Israeli Secret Intelligence Service.


Informasi ISIS: Singkatan palsu tentang ISIS
Singkatan palsu tentang ISIS

Anda perlu mengetahui bahwa ISIS hanyalah sebuah sebutan yang diberikan oleh negara-negara barat terhadap organisasi penebar teror ini. ISIS yang sebenarnya adalah الدولة الإسلامية في العراق والشام /Ad-Dawlah al-Islāmīyah fil ‘Irāq wa ash-Shām. Oleh karena itu ISIS bisa saja merupakan sebuah kepanjangan dari berbagai macam kata yang bisa dirangkai begitu saja oleh siapapun juga.

Informasi ISIS: ISIS bisa saja kepanjangan dari singkatan apapun
ISIS bisa saja kepanjangan dari singkatan-singkatan lainnya

Sebenarnya kami memilki 250 lebih fenomena-fenomena data palsu yang sering beredar seperti yang telah kami tunjukkan di atas, namun kami hanya menunjukkan 5 data-data palsu yang paling banyak beredar saja. Hal ini kami tunjukkan demi menyelamatkan anda dari media-media non kredibel yang sangat berbahaya bagi kejiwaan anda dan kesucian dunia jurnalistik karena telah menyebarkan fitnah dan kebohongan. Ingatlah pepatah bahwa fitnah itu sejatinya lebih kejam dari pembunuhan, bayangkan jika anda adalah salah satu orang yang difitnah sebagai seorang pimpinan ISIS, kira-kira hal apa yang akan terjadi dalam hidup anda?

ISIS memang tidak berlaku baik bagi umat muslim dan umat beragama lainnya, tetapi hal ini bukan berarti bahwa kita harus melakukan kebohongan yang mendramatisir keadaan (fitnah). Bagi kalian para pemilik situs yang tidak pernah melakukan analisis dan verifikasi data, kami menghimbau agar segera menghapus artikel-artikel anda sebelum artikel-artikel tersebut menghapus kebaikan yang selama ini telah anda lakukan!

To be continue...

Segera subscribe situs ini melalui widget subscribe yang ada di sidebar untuk mendapatkan update terbaru dari tim analisis intelijen kami akan fenomena ISIS yang sangat kontroversial ini!




Anda menyukai artikel yang kami sajikan?
Tunjukkanlah rasa syukur dan terimakasih anda kepada Tuhan dan kami selaku pihak yang telah membantu mencerahkan anda dengan cara memberikan bantuan melalui salah satu cara di bawah ini:
  • Klik semua gambar/tulisan yang ada di kolom "► Informasi Sekilas Info" di bagian side bar & selesaikan autentifikasi-nya.
  • Melakukan donasi melalui Bitcoin ke alamat: 19aMiNgwDpwXovxAd9FQnxPDRcu8i1Zm6Vbisa di copy-paste!
  • Melakukan donasi melalui PayPal ke alamat: informaside@collector.orgbisa di copy-paste!
Tip us as a form of your gratitude!
Setiap bantuan yang anda berikan kepada kami sungguh sangat berharga bagi perkembangan dan keberlangsungan hidup kami! Jangan lupa untuk memberikan komentar, kritik ataupun saran yang sifatnya dapat "membangun" kami pada kolom komentar agar kami bisa melakukan evaluasi dan terus berkarya untuk menampilkan berbagai macam ilmu ataupun informasi penting lainnya yang sangat berharga bagi kehidupan anda semua!



Jangan lupa untuk mencentang reaksi anda setelah membaca artikel di atas sebelum berkomentar, terimakasih.

Comments