Cinta - Sebuah reaksi hormonal yang sering disalah artikan

Cinta - Sebuah reaksi hormonal yang sering disalah artikan oleh hampir seluruh umat manusia, karena kebanyakan dari mereka hanya mengenalnya kulit terluarnya saja!


Informasi Cinta: Sebuah reaksi hormonal yang sering disalah artikan

Cinta layaknya sebuah hal mendasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari manusia. Setiap manusia memiliki interpretasi yang berbeda-beda akan arti dan makna cinta yang sebenarnya, masing-masing dari mereka mengartikan cinta menurut unsur-unsur empiris dan non empiris yang mereka percayai.
Tidak adanya pelajaran/pendidikan yang benar akan arti dan makna cinta yang sesungguhnya justru membuat kebanyakan manusia saat ini berada di jalan yang sesat
Hal ini sebenarnya disebabkan karena mereka terlalu banyak memiliki berbagai macam interpretasi yang sifatnya liar dan tidak jelas sehingga mereka sendiri juga bingung dalam memaknainya, bahkan kebanyakan dari mereka sama sekali tidak mengetahuinya.

Fenomena yang sangat menyedihkan tersebut akhirnya membuat kami (www.informaside.com) tergugah untuk memberikan pendidikan yang benar kepada para pembaca sekalian agar anda tidak lagi tersesat dalam memahami arti dan makna cinta yang sesungguhnya.

Pelajaran cinta dari agama/ditinjau dari segi spiritual 

Cinta yang kita bahas disini adalah cinta antara seorang pria terhadap seorang wanita ataupun sebaliknya, bukan cinta sesama jenis karena binatang saja tidak melakukannya, sehingga jika anda masih melakukan hal tersebut segeralah hentikan karena sejatinya anda sudah lebih hina dari binatang!

Pada dasarnya agama tidak pernah mengajarkan "cinta" kepada kita para manusia, apapun itu sebutannya - meskipun ia dibalut dengan bahasa "cinta" sekalipun, agama tetap tidak mengajarkan cinta kepada manusia, yang agama ajarkan kepada kepada kita adalah ajaran kasih sayang, moralitas dan budi pekerti, jadi pelajaran akan cinta itu sebenarnya tidak ada dalam ajaran agama manapun (dalam hal ini pengajaran akan keesaan Tuhan, hukum sebab-akibat dan lain sebagainya tidak termasuk dalam konteks pembahasan kita). Oleh karena itulah kita sering menemukan pernyataan bahwa kita sebagai umat manusia harus saling mengasihi, saling menyayangi dan saling menghormati, tidak hanya kepada sesama manusia namun kepada semua mahkluk ciptaan Tuhan.

Agama memang tidak mengajarkan kita tentang cinta tapi ia mengajarkan sesuatu yang jauh lebih baik dan lebih pasti dari hal itu, yaitu jodoh!

Banyak kalangan dari para ahli agama ataupun para spiritualis yang menyebutkan bahwa cinta yang dibenarkan adalah cinta yang murni datang dari hati nurani manusia, bukan sesuatu yang datang dari setan dimana sumbernya adalah hawa nafsu atau berbagai faktor negatif lainnya). Sehingga wajar bila orang yang kita cintai berbalik mencintai kita dengan dengan dasar cinta yang sama, dimana pada akhirnya mereka pun bisa saling berjodoh diatas pondasi yang kuat. Pendapat mereka yang lainnya adalah bahwa jodoh itu adalah sebuah takdir yang datang dari Tuhan dengan mengatakan bahwa jodoh sudah ditetapkan oleh Tuhan sehingga kita tidak bisa berbuat banyakHal inilah yang sebenarnya merupakan sebuah kekeliruan besar, padahal sejatinya sejak manusia diciptakan, ia telah diberikan hak untuk memilih (memilih mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirinya). Para ahli agama ataupun para spiritualis tersebut telah melupakan sebuah konsep utama dalam kehidupan manusia yaitu "hidup adalah sebuah pilihan".

Simak penjelasan berikut ini:

Informasi Cinta: Ilustrasi malaikat, setan dan manusia
Ilustrasi malaikat, setan dan manusia 
Sejak awal Tuhan telah menciptakan 3 buah mahkluk yang utama yaitu, malaikat, setan, lalu manusia. Malaikat tidak diberi pilihan lain selain daripada mengikuti perintah Tuhan, sedangkan setan dan manusia diberikan hak untuk memilih. Namun semenjak setan memilih untuk tidak patuh kepada perintah Tuhan agar tunduk kepada Nabi Adam (pbuh) selaku manusia pertama, maka setan pun dikutuk sehingga tidak lagi memiliki pilihan lain selain daripada menyesatkan umat manusia hingga hari kiamat tiba dan berakhir di neraka terdalam/neraka jahanam selama-lamanya - tiada pilihan lain baginya selain daripada itu. Dengan adanya kejadian tersebut maka manusia menjadi satu-satunya makhluk berakal yang memiliki hak untuk memilih, ia bisa memilih hal yang baik ataupun hal yang buruk bagi dirinya, hal inilah yang kemudian mengapa manusia disebut sebagai makhluk yang berakal..

Di titik ini setidaknya anda sudah mulai sadar bahwa hukum hidup adalah sebuah pilihan sudah lebih dahulu ditetapkan oleh Tuhan kepada manusia dibandingkan dengan hukum perjodohan yang baru saja terbit setelah istri Nabi Adam (pbuh) yaitu Hawa/Eve diciptakan. Anda juga melihat bahwa Nabi Adam (pbuh) ternyata tidak diciptakan untuk mencintai Hawa/Eve (istrinya), yang ada justru beliau-beliau ini dijodohkan sebagai pasangan hidup antara satu dengan yang lainnya dan mereka sama sekali tidak melalui proses jatuh cinta dalam bentuk apapun. Mereka secara langsung telah diberikan naluri oleh Tuhan untuk memahami fungsi dan tugasnya masing-masing yang kelak akan saling melengkapi antara satu sama lain

Jadi memang sejak awal penciptaan manusia tidak ada yang namanya cinta. Bahkan anak-anak mereka pun dijodohkan secara silang oleh Tuhan melalui wahyu yang diturunkan kepada Nabi Adam (pbuh) dalam kisah Qabil dan Habil (Cain and Abel), Qabil dijodohkan dengan adik Habil dan sebaliknya Habil dijodohkan dengan adik Qabil. Sehingga memang pada dasarnya tidak ada sama sekali sejarah ataupun kisah percintaan di dalam sejarah nenek moyang kita terdahulu, hanya saja manusia jaman sekarang inilah yang salah mengartikannya.

Lalu dimana letak kaitan antara hukum hidup adalah sebuah pilihan dengan perjodohan?

Mari kita kembali kepada sebuah pernyataan yang menyatakan bahwa jodoh adalah sebuah takdir Tuhan (jodoh sudah ditetapkan sebelumnya sehingga kita tidak bisa berbuat apa-apa/pasrah). Orang-orang yang berkata seperti ini terlihat dengan jelas bahwa mereka tidak memahami hakikat dan jenis ketetapan takdir yang telah Tuhan berikan kepada manusia.

Hakikat takdir itu sendiri terdiri dari 2 jenis, takdir yang pertama adalah takdir besar atau jenis takdir yang bersifat tetap (tidak dapat dirubah seperti hari lahir, kematian, garis keturunan dan lain sebagainya), sedangkan jenis takdir yang kedua adalah takdir kecil atau jenis takdir yang sifatnya kondisional (takdir yang dapat berubah oleh doa dan usaha). Oleh karena itulah mengapa kita mengenal sebuah istilah yang menyebutkan bahwa "Tuhan tidak akan merubah keadaan suatu kaum hingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri".

Jodoh sendiri pada dasarnya tergolong kedalam jenis takdir yang kedua yaitu takdir kecil, dimana jodoh memang sudah ditetapkan oleh Tuhan namun kondisinya masih bisa dirubah oleh doa dan usaha dari manusia itu sendiri.

Apa buktinya? Simak contoh singkat berikut ini:

Informasi Cinta: Protection aura
Protection aura
Ketika anda sudah terlalu banyak melakukan perbuatan buruk di dunia ini maka tentu saja anda tidak akan lagi bisa mendapatkan seseorang yang baik budi pekertinya. Karena pada prinsipnya baik itu sifatnya absolut, dimana kebaikan hanya untuk kebaikan dan keburukan hanya untuk keburukan, tidak mungkin ada kebaikan untuk sebuah keburukan ataupun sebaliknya. Kini anggap saja anda ini adalah seorang pelacur, maka jangan pernah sekali-kali anda berani berharap bahwa anda akan dapat menikahi seorang pemuka agama atau seorang yang berbudi pekerti luhur dan paham ilmu agama, karena memang mereka sudah dibentengi Tuhan dengan hukum kebaikan hanya untuk kebaikan dan keburukan hanya untuk keburukan, sehingga orang-orang yang kotor seperti anda memang tidak akan pernah bisa mendekati mereka. Jika hal itu masih saja terjadi, maka identitas si pemuka agama atau orang yang berbudi pekerti luhur tersebut perlu dipertanyakan kembali, bagaimana bisa ia kenal dengan seorang pelacur seperti anda, pasti ada faktor-faktor lain yang membuat dirinya tergelincir dalam kebodohan yang datang dari setan.

Di saat yang sama ada seorang pelacur lain yang hidupnya telah berubah menjadi seorang wanita baik-baik, sedikit demi sedikit ia mulai memperbaiki sikap dan budi pekertinya, mulai memperdalam agama serta akhlaknya dan bergaul dengan orang-orang yang baik pula. Tidak terasa lingkaran kehidupannya telah berputar 180 derajat, ia kini telah berada di jalan yang lurus dan jauh dari murka Tuhan. Tuhan pun tidak buta dimana ia selalu melihat dan menghargai setiap usaha yang dilakukan oleh si pelacur lain tersebut sehingga Tuhan pun memberikannya beberapa pilihan "jodoh yang terbaru/jodoh yang sudah di update" sesuai dengan tingkat derajat kebaikan si pelacur pada saat itu, dimana pada akhir ceritanya mereka hidup bahagia bersama-sama.

Contoh diatas membuktikan kepada kita semua bahwa jodoh itu tidak sepenuhnya ditentukan oleh takdir karena ia bisa berubah oleh doa dan usaha. Ketika anda memilih untuk hidup menjadi seorang yang berkelakuan buruk maka Tuhan pun marah dan menetapkan takdir (jenis kedua/takdir kondisional) yang buruk pula bagi anda, dan ketika anda memilih untuk menjadi seseorang yang baik maka Tuhan pun menetapkan takdir yang baik pula bagi anda. Sehingga jika anda ingin mendapatkan jodoh yang baik maka segeralah berubah menjadi manusia yang baik seutuhnya mulai dari sekarang!

Sedihnya, tidak jarang dari kita menemukan sebuah kasus dimana sebenarnya Tuhan sudah mendatangkan seorang (jodoh) yang baik untuk dirinya, namun ia tetap memilih pilihan yang buruk (atas dasar alasan-alasan bodoh tertentu seperti hawa nafsu, tergiur harta dan tahta, tergoda bisikan setan dan lain sebagainya) karena memang ia sebagai manusia berhak untuk memilih. Masalahnya adalah ketika ia sudah dipilihkan jodoh yang baik, ia tetap saja memilih jodoh yang buruk. Ya, hal ini tidak bisa ia hindari karena mata, hati dan pikirannya sudah buta, gelap dan kotor oleh berbagai faktor. 

Jadi anda jangan pernah menyesal terhadap apa yang telah anda pilih, jika anda kini merasakan bahwa pasangan anda bukanlah yang terbaik bagi anda, semua itu merupakan sebuah konsekuensi yang harus anda dan pasangan anda terima atas hasil perbuatan kalian masing-masing di waktu sebelumnya. Jika anda adalah pasangan yang belum menikah, segera tinggalkan pasangan anda, sehingga anda bisa lebih leluasa untuk membenahi diri. Namun jika anda sudah terikat dengan hubungan pernikahan, maka perbaikilah apa yang sudah terjadi (janganlah berniat untuk mencari seseorang yang baru, karena hal itu adalah sebuah perbuatan sia-sia yang akan membuang sisa waktu hidup anda, mengorbankan perasaan keluarga, orangtua, teman dan lain sebagainya). Ajak pasangan anda membaca artikel ini dan buatlah sebuah kesepakatan besar untuk saling merubah diri masing-masing menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik lagi.

Pelajaran cinta dari segi ilmiah

Ok, sampai titik ini anda sudah paham apa itu hukum perjodohan, dan mungkin hal yang menjadi kebingungan terbesar anda pada saat ini adalah jika hukum perjodohan itu ada, lalu mengapa cinta itu tidak ada?

Ya karena cinta hanyalah sebuah reaksi hormonal yang sering disalah artikan oleh kebanyakan umat manusia.

Informasi Cinta: Cinta itu diproses di otak
Cinta itu diproses di otak
Hal pertama yang perlu diingat adalah perasaan yang ada pada diri manusia itu tidak diproses di dalam hati. Semua jenis perasaan sebenarnya diproses di dalam otak manusia, karena hati sendiri adalah sebuah organ yang berfungsi untuk membantu menetralkan racun di dalam tubuh manusia. Gambar hati berbentuk love (❤) yang biasa kita temui ini juga sebenarnya diambil dari bentuk jantung dan bukan dari bentuk hati (liver), oleh karena itu mengapa tidak jarang jika kita melihat seseorang berbicara perasaan maka ia akan menunjuk dada mereka. Lagi-lagi, hal ini juga adalah sebuah tindakan hasil dari pemikiran yang salah karena jantung sama sekali tidak bisa memproses perasaan, jantung adalah sebuah organ yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh manusia. Jika ada seseorang yang organ hati atau jantungnya rusak maka ia tetap masih punya perasaan, namun apa yang terjadi ketika otaknya rusak? Tentu  ia tidak lagi memiliki perasaan, hal ini membuktikan bahwa tidak ada satupun perasaan yang tersimpan di bagian tubuh lain selain daripada otak manusia.

Lalu kenapa perasaan anda seakan-akan berada di dada bagian tengah? Ya, orang-orang seperti anda inilah yang sudah termakan oleh doktrinisasi media dan biasnya ilmu pendidikan yang berbasis insting-insting sugestif belaka.

Simaklah berbagai penjelasan ilmiah berikut ini:

Cinta itu tidak ada, karena ia hanyalah sebuah bentuk manifestasi dari beberapa proses kimiawi yang terjadi pada otak manusia

Beberapa jenis makhluk hidup memiliki kemampuan untuk mengeluarkan senyawa feromon dari tubuhnya. feromon/pheromone sendiri berasal dari bahasa Yunani dimana phero artinya pembawa dan mone berarti sensasi, sehingga feromon/pheromone adalah zat pembawa sensasi. Ia adalah sejenis zat kimia yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seksual pada jantan ataupun betina.

Feromon berasal dari kelenjar endokrin (salah satu jenis kelenjar yang berada di dalam otak yang berguna sebagai pengatur hormon-hormon yang dihasilkan dari kelenjar-kelenjar yang lainnya). Feromon lazimnya digunakan oleh makhluk hidup untuk mengenali sesama jenis, individu lain, kelompok dan juga digunakan untuk membantu proses reproduksi. Feromon sangat berbeda dengan hormon karena ia dapat menyebar ke luar tubuh, ia adalah salah satu isyarat kimiawi yang mempengaruhi sistem komunikasi. Feromon ini hanya dapat mempengaruhi individu lain yang memiliki genus dan spesies yang sama/sejenis.

Informasi Cinta: Organ vomeronasal (VMO)
Organ vomeronasal (VMO)
Sinyal feromon pada manusia mampu menyebar di udara, ia tidak bisa dideteksi melalui bau-bauan tapi bisa dirasakan oleh organ yang bernama vomeronasal (VMO)/organ jacobson yang letaknya berada di bawah hidung. Sinyal feromon dihasilkan oleh jaringan kulit khusus yang terkonsentrasi di dalam lengan. Organ VMO akan menangkap hormon feromon yang dikeluarkan oleh lawan jenis lalu disampaikan ke organ hipotalamus yang ada pada otak. Disini senyawa feromon bertindak sebagai inisiator, maka selanjutnya hipotalamus akan merangsang pembentukan senyawa kimia lain yaitu senyawa phenyletilamine, dopamine, norepinephrine, endorfin, dan oksitosin.

Senyawa-senyawa tersebut bertindak sesuai dengan fungsinya masing-masing. Senyawa phenyletilamine, dopamine dan norepinephrine mampu menimbulkan respon tersipu-sipu, malu atau perasaan tidak karuan ketika seseorang melakukan sebuah kontak dengan orang yang disukainya. Senyawa endorfin (endogenous morphine) akan menimbulkan perasaan kedamaian. Sedangkan senyawa oksitosin berperan dalam membuat rasa rukun ataupun kemesraan.

Efek-efek dari senyawa feromon dan senyawa-senyawa kimia lain terhadap tubuh manusia dapat disamakan dengan efek adiktif yang ada pada obat-obat narkotika. Senyawa-senyawa ini terutama yang dinamakan dengan dopamine dapat membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat ataupun merasakan sesuatu yang disukainya sesering mungkin.

Kaitan dopamine dengan seseorang yang sedang pacaran/jatuh cinta

Ketika anda mulai jatuh cinta dan melakukan pacaran, anda mulai merasakan sensasi yang berbeda dimana sensasi tersebut tidak pernah anda rasakan sebelumnya, seperti rasa senang, bahagia, nyaman dan perasaan lainnya secara berlebihan. Hal tersebut sebenarnya terjadi karena otak anda telah terpicu untuk memproduksi dopamine dalam jumlah yang lebih dari biasanya, misalkan dari titik 0 ke titik 1. Ketika anda sedang tidak berpacaran maka kadar dopamine dalam tubuh anda kembali ke titik 0, namun memori dalam otak anda akan selalu mengingatkan anda bahwa pacaran dapat memberikan sensasi-sensasi yang membuat tubuh anda merasakan kesenangan, kebahagiaan, kenyamanan ataupun perasaan lainnya secara berlebih yang pernah anda rasakan kenikmatannya pada kesempatan sebelumnya, sehingga hal ini akan terus memicu psikologis anda untuk kembali melakukan hal tersebut (pacaran).

Di kesempatan yang kedua, anda mulai berpacaran lagi dengan kondisi dan pengalaman pacaran yang lebih baik dari sebelumnya sehingga kadar dopamine dalam tubuh anda meningkat dari tingkat 0 ke tingkat 3, lalu kembali lagi ke 0 dan meningkat lagi ke tingkat 5 dan seterusnya, hal tersebut akan terulang secara terus-menerus hingga sampai di suatu titik dimana kondisi dan pengalaman pacaran anda sudah monoton/membosankan sehingga tidak mampu lagi menaikkan tingkat dopamine ke titik tertentu yang dibutuhkan oleh tubuh anda.

Masalahnya kadar dopamine ini tidak selalu dapat kembali ke tingkat 0, ketika ia sudah berada di tingkat 7 ia hanya akan bisa kembali ke tingkat 3, sehingga anda akan sulit untuk kembali menetralkan jumlah dopamine di dalam tubuh anda. Di titik inilah anda mulai merasakan hal yang namanya ketagihan

Oleh sebab itu mengapa pacaran hanya terasa dahsyat di awal-awal saja, karena tubuh anda tidak lagi mampu memenuhi tingkat kebutuhan dopamine yang sudah berada dalam tingkatan yang lebih tinggi dari sebelumnya. 
Untuk memenuhi kebutuhan kadar dopamine yang sudah meningkat dari yang sebelumnya maka anda membutuhkan sensasi pacaran yang juga lebih dari sebelumnya. Hal inilah yang mendorong anda untuk mulai melakukan hal-hal yang lebih dalam fase pacaran, seperti berpelukan, berciuman, hingga tahap perzinahan demi memenuhi kebutuhan dopamine dalam tubuh anda yang sudah tidak dapat lagi terpuaskan pada tingkat tertentu.
Jatuh cinta itu sifatnya sangat tidak stabil dan Tuhan telah membuat sebuah solusi untuk menyangga kestabilannya melalui sebuah tindakan yang dinamakan dengan ikatan pernikahan. 
Ketika tubuh anda tidak lagi dapat memenuhi kadar dopamine dan hormon-hormon lainnya yang dibutuhkan, maka komitmen adalah satu-satunya kolom penyangga yang dapat mempertahankan sebuah ikatan pernikahan.
Setelah melakukan penelitian ini kami sudah merasa tidak aneh lagi mengapa dalam agama Islam pacaran itu sifatnya sangat terlarang, karena secara ilmiah hal tersebut dapat dibuktikan secara jelas dan transparan, bahwa berpacaran ternyata dapat menimbulkan berbagai dampak yang sangat negatif pada tubuh serta kejiwaan manusia yang memang sifatnya sangat tidak stabil.

Cinta hanyalah sebuah intrik dari proses zat kimia pada otak kita yang kemudian diiringi oleh berbagai macam reaksi hawa nafsu

Selain karena pengaruh zat kimia, cinta juga termasuk salah satu hal yang dipengaruhi oleh hawa nafsu. Namun hawa nafsu ini tidak dapat terjadi jika tidak ada proses kimiawi yang berlangsung sesuai dengan apa yang sebelumnya telah dijelaskan di atas. Karena untuk mendapatkan sebuah intensi ketertarikan diperlukan adanya komunikasi senyawa feromon antar manusia itu sendiri.

Cinta tidak buta ataupun datang begitu saja karena pada kenyataannya ia membutuhkan berbagai macam kinerja dari beberapa fungsi penginderaan manusia. Dan hal yang paling menentukan salah satunya adalah fungsi indera penglihatan. Jadi wajar jika kita menemukan sebuah peribahasa "dari mata turun ke hati". Karena tampilan sangat berkaitan erat dengan perasaan dan perasaan tersebut tidak bisa terpengaruh tanpa adanya unsur-unsur yang mewakili indera penglihatan. Yang menjadi masalah adalah penglihatan-penglihatan tersebut sebenarnya sama sekali tidak berkaitan dengan cinta tapi justru ia lebih mengarah kepada hawa nafsu belaka.

Informasi Cinta: Love or lust?
Love or lust?
Jika seorang pria mencintai seorang wanita hanya karena penampilannya/keindahan eksternal (misalnya kecantikan, ketampanan, postur tubuh dan lain sebagainya), maka sebenarnya pria tersebut sedang mencintai tampilan luarnya saja, bukan mencintai apa yang sebenarnya ada di dalam diri sang wanita. Masalah pasti akan mulai muncul ketika unsur-unsur "tampilan luar" tersebut mulai hilang atau pudar ditinggalkan oleh waktu/usia, sakitkecelakaan dan lain sebagainya. Ketika "tampilan-tampilan" yang disukai oleh pria tersebut hilang dari tubuh si wanita yang dahulu didambakannya, maka ia pasti akan mulai kehausan untuk mencari "tampilan-tampilan" pengganti yang baru untuk memuaskan hasrat dasarnya (hasrat keindahan eksternal/birahi yang dahulu pernah muncul di awal-awal kisah cinta mereka), cinta yang selama ini tumbuh dan bertumpu pada poros yang salah.

Informasi Cinta: Here, eat my money!
Here, eat my money!
Yang sangat mengkhawatirkan lagi adalah ketika seorang wanita mencintai seorang pria karena adanya label-label/atribut yang melekat pada diri sang pria idaman mereka (misalnya harta, kekuasaan, gaya busana, aksesoris, kendaraan dan lain sebagainya). Mereka adalah orang yang paling bodoh di dunia iniMereka bukan saja tidak mencintai apa yang ada di dalam diri sang pria tersebut, tetapi justru (lebih parah) malah mencintai sesuatu yang sifatnya diluar dari tubuh sang pria bodoh yang selama ini hanya diperalat oleh wanita-wanita busuk pujaan iblis. Mencintai tampilan/bagian tubuh saja sudah sangat bodoh, apalagi mencintai sesuatu yang diluar dari itu.

Jika kemudian wanita itu sampai menikah dengan pria tersebut, maka sebenarnya wanita tersebut hanya menikahi pangkat, kekuasaan, harta benda ataupun atribut lainnya yang dimiliki oleh sang pria tersebut. Ia sama sekali tidak menikahi fisik dari pria tersebut apalagi menikahi keindahan jiwa/keindahan internalnya (karena memang sama sekali tidak ada). Anda semua pasti bisa menebak apa yang terjadi ketika atribut-atribut pada pria tersebut hilang atau memudar? Sudah pasti sang pria akan ditinggalkan, bahkan sebelum hilang atau pudar pun ia bisa saja dicampakkan mentah-mentah ketika sang wanita pujaan iblis tersebut melihat pria lain dengan nilai-nilai atribut yang lebih baik.

Informasi Cinta: Hijab di agama samawi
Hijab di agama samawi
Jika anda melihat para wanita dari agama samawi (Islam, Kristen dan Yahudi) terdahulu, hampir setiap wanita dari kalangan mereka pasti menggunakan cadar ataupun penutup kepala/hijab/scarf. Agama-agama samawi sebenarnya telah memanusiakan manusia pada kondisi yang benar-benar murni dan suci, dimana Tuhan telah menuntun para lelaki untuk mencintai apa yang ada di dalam diri seorang wanita, bukan apa yang ada di luar diri mereka, apalagi sifatnya hanya sebuah tampilan ataupun atribut-atribut seperti yang telah dijelaskan di atas. Tentu anda jangan bercermin dari wanita-wanita Kristen ataupun Yahudi dan sebagian wanita Muslim jaman sekarang, karena mereka ini sudah berada sangat jauh dari ajaran agama samawi yang sesungguhnya.

Informasi Cinta: Hijab bunda maria
Hijab bunda maria
Coba saja anda perhatikan gambar Bunda Maria mana yang tidak menggunakan kain hijab/penutup kepala? Ya, karena rambut adalah mahkota seorang wanita, ia sangat berharga sehingga dapat menimbulkan ketertarikan pada lawan jenis, oleh karena itulah Tuhan memerintahkan para wanita tersebut untuk menjaganya (begitu juga dengan bagian tubuh lainnya).  

Tuhan tidak mungkin memerintahkan sesuatu yang tidak berharga untuk dijaga, namun para wanita-wanita pujaan iblis ini merubah sesuatu yang berharga tersebut menjadi hal sepele yang akhirnya membuat mereka justru disepelekan

Informasi Cinta: Degradasi moral
Degradasi moral
Degradasi moral seperti ini pada awalnya mungkin hanya dimulai dari rambut yang dibiarkan terbuka, lalu mulai diikuti dengan lengandadabetispahahingga akhirnya semua bagian yang berharga di dalam diri wanita kini tidak ada lagi harganya sama sekali. Kami para pria dapat menemukan hal-hal tersebut dimana saja dengan sangat mudah bahkan dengan mengetikkan beberapa kata di mesin pencari google saja bagian-bagian yang berharga tersebut sudah dapat dinikmati. Coba anda bandingkan dengan para pria yang kebanyakan dari mereka masih menjaga bagian-bagian tubuhnya yang berharga. Anda akan lebih sulit melihat dada seorang pria dibanding dengan dada seorang wanita, padahal bidang dada seorang pria dapat memberikan daya tarik tersendiri pada para wanita, apalagi para lelaki yang memiliki postur tubuh yang gagah.

Inilah bukti peribahasa cinta yang berkata dari mata turun ke hati adalah sebuah peribahasa yang menuntun seseorang kedalam belenggu kebodohan.

Ingatlah bahwa apa yang "ada di dalam diri" anda tidak mungkin dapat hilang dimakan oleh waktu, justru ia akan bertambah semakin kuat seiring dengan berjalannya waktu. Jika seseorang menyukai diri anda berdasarkan penilaiannya terhadap karakter, kebiasaan, sifat baik anda, pemahaman agama anda yang kuat dan lain sebagainya maka orang seperti inilah yang sebenarnya telah ditakdirkan untuk hidup bersama dengan diri anda.

Sehingga kesimpulannya bahwa cinta yang selama ini digembar-gemborkan ternyata tidak ada sama sekali, karena ia hanyalah sebuah proses senyawa kimiawi pada otak kita yang kemudian mengahasilkan berbagai macam reaksi terhadap hawa nafsu. 

Kalau memang cinta itu tidak ada lalu mengapa seorang ibu bisa sangat mencintai anaknya?

Naluri protektif

Informasi Cinta: Naluri protektif
Naluri protektif
Anda harus bisa membedakan antara cinta dan naluri. Hal yang membuat seorang ibu sangat mencintai anaknya sebenarnya bukanlah sebuah cinta, itu adalah sebuah naluri alamiah yang diberikan Tuhan kepada manusia untuk melindungi keturunannya dari ancaman ataupun bahaya apapun dan hal ini disebut dengan naluri protektif (bahkan sebagian besar dari binatang pun memiliki naluri ini). Para orangtua diberikan naluri protektif yang sangat kuat karena mereka terkait hubungan darah secara langsung terhadap anak-anaknya dan manusia adalah makhluk yang diberikan naluri protektif yang paling kuat diantara semua makhluk lainnya. Dan naluri protektif ini sangat mendominasi sifat dasar manusia, terutama pada kaum hawa.
Secara naluriah mereka (kaum Hawa) merasa bahwa mereka adalah satu-satunya makhluk yang sangat berperan penting dalam proses berkembang biak (meneruskan garis keturunan), sehingga mereka merasa pantas untuk diperebutkan.
Hal ini sudah terjadi sejak ribuan tahun yang lalu bahkan pada mamalia kelas rendah sekalipun hukum tersebut masih tetap berlaku hingga saat ini. Karena pada dasarnya yang kaum hawa butuhkan hanyalah kepastian akan masa depan mereka dan para keturunannya, dimana aspek-aspek yang dirasa sanggup untuk memenuhi hasrat tersebut sifatnya sangatlah beragam dan relatif tidak stabil.

Insting dominatif

Informasi Cinta: Domination instinct
Domination instinct
Hal lain yang juga berperan penting dalam proses pembentukan naluri-naluri protektif pada manusia adalah faktor dominasi. Manusia memiliki insting dasar yang cukup aneh yaitu ingin selalu melakukan sebuah tindak dominasi/mendominasi ataupun memenangkan sesuatu (dalam hal dan bentuk apapun) terutama ketika ia memiliki kesempatan dan kekuatan untuk melakukannya. Hal ini mendorong mereka untuk selalu berkembang biak, karena dengan berkembang biak maka secara jumlah manusia merasa lebih kuat dan sanggup untuk lebih mendominasi kehidupan manusia-manusia lainnya yang jumlahnya lebih sedikit.

Tidak percaya ?

Informasi Cinta: Taktik populasi Cina
Taktik populasi Cina
Sebagai contoh coba anda lihat negara Cina, salah satu cara mereka untuk menguasai (mendominasi kekuasaan) di dunia ini adalah dengan cara memperbanyak dan menyebarluaskan keturunan ras mereka. Faktanya, tidak ada satupun negara di dunia ini yang tidak memiliki pecinan (suatu kampung atau wilayah yang sebagian besar penduduknya terdiri dari bangsa Cina/ras mongoloid).

Bangsa Cina sangat pandai dalam membaca hal ini, mereka memanfaatkan insting dasar dominatif manusia dengan semaksimal mungkin. Ketika mereka lebih kuat secara jumlah, maka naluri protektif antar sesama ras pun akan semakin kuat dan muncul dengan sendirinya. Hal ini terjadi karena memang ada hubungan darah yang erat diantara mereka semua, ia terkadang dapat dilihat secara jelas melalui tanda-tanda genetik pada tubuh mereka.
Dengan adanya faktor kesamaan unsur genetik tersebut, maka secara tanpa disadari mereka (bangsa Cina/ras mongoloid) akan saling melindungi antara satu sama lain dan saling memperkuat rasa persatuan di antara mereka. Mereka akan selalu merasakan adanya hubungan yang erat karena secara psikologis mereka merasa bahwa mereka semua berasal dari satu nenek moyang yang sama. 
Inilah salah satu taktik populasi Cina di seluruh dunia, mereka memanfaatkan sifat-sifat dasar insting dominatif manusia yang kemudian dikembangkan untuk mendominasi kehidupan. Saat ini, rasa persaudaraan bangsa Cina melebihi rasa persaudaraan dari bangsa apapun yang ada di dunia ini, sehingga sudah seharusnya bangsa-bangsa lain banyak belajar dari mereka.




Anda menyukai artikel yang kami sajikan?
Tunjukkanlah rasa syukur dan terimakasih anda kepada Tuhan dan kami selaku pihak yang telah membantu mencerahkan anda dengan cara memberikan bantuan melalui salah satu cara di bawah ini:
  • Klik semua gambar/tulisan yang ada di kolom "► Informasi Sekilas Info" di bagian side bar & selesaikan autentifikasi-nya.
  • Melakukan donasi melalui Bitcoin ke alamat: 19aMiNgwDpwXovxAd9FQnxPDRcu8i1Zm6Vbisa di copy-paste!
  • Melakukan donasi melalui PayPal ke alamat: informaside@collector.orgbisa di copy-paste!
Tip us as a form of your gratitude!
Setiap bantuan yang anda berikan kepada kami sungguh sangat berharga bagi perkembangan dan keberlangsungan hidup kami! Jangan lupa untuk memberikan komentar, kritik ataupun saran yang sifatnya dapat "membangun" kami pada kolom komentar agar kami bisa melakukan evaluasi dan terus berkarya untuk menampilkan berbagai macam ilmu ataupun informasi penting lainnya yang sangat berharga bagi kehidupan anda semua!



Jangan lupa untuk mencentang reaksi anda setelah membaca artikel di atas sebelum berkomentar, terimakasih.

Comments