Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan

Ternyata waktu tidur yang ideal itu tidak bisa ditentukan karena setiap manusia memiliki kebutuhan waktu tidur yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi tubuhnya.

Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan


Search guidelines (#en) / Pedoman pencarian (#id):

English (#en)
Title : Sleep - You cannot determine the ideal duration of it
Keywords search : Sleep
Search description : Sleep - The ideal sleep time could not be determined because every human being has a various needs for sleep time according to his or her body condition.

Indonesian (#id)
Judul : Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan
Kata kunci pencarian : Tidur
Deskripsi pencarian : Tidur - Ternyata waktu tidur yang ideal itu tidak bisa ditentukan karena setiap manusia memiliki kebutuhan waktu tidur yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi tubuhnya.


Tidur merupakan cara terbaik untuk memulihkan kondisi tubuh. Kurang tidur diketahui berakibat buruk pada konsentrasi, daya analisis, kreativitas, hingga memicu timbulnya berbagai penyakit. Agar tidak kurang tidur, banyak sekali ahli yang menyarankan kita untuk tidur minimal delapan jam sehari. Itu berarti, tidur mengambil sepertiga dari hidup kita dalam setiap harinya.

Seharunya kita mulai bertanya-tanya mengapa begitu banyak waktu tidur yang dibutuhkan manusia, dan mengapa waktu tidur yang begitu lama ini selalu disosialisasikan seakan-akan menjadi standar waktu tidur orang-orang di seluruh dunia agar hidup lebih sehat ? Yang sangat menyedihkan adalah bahwa para pakar ini selalu memberikan jawaban yang tidak memuaskan karena kebanyakan dari mereka hanya memberikan kesimpulan-kesimpulan yang bersifat generik dan universal.

Sebenarnya tidak ada satupun patokan yang tepat mengenai berapa banyaknya waktu tidur yang dibutuhkan oleh setiap orang. Lamanya waktu tidur yang dibutuhkan setiap orang sangatlah bervariasi karena dipegaruhi oleh berbagai macam faktor. Orang yang pada hari itu ia melakukan kerja berat tentu saja ia membutuhkan waktu istirahat yang lebih banyak jika dibandingkan dengan orang-orang yang beraktivitas ringan, hal ini tentunya sejalan demi memulihkan kondisi tubuhnya yang lelah setelah banyak melakukan aktifitas. Namun hal tersebut pun ternyata nilainya masih bersifat relatif karena bisa saja kemampuan pemulihan orang yang bekerja berat tersebut lebih baik dibandingkan orang lain sehingga ia hanya membutuhkan waktu istirahat yang singkat.

Anda bisa saja menjadi salah satu dari orang-orang yang hanya membutuhkan sedikit waktu untuk tidur, atau beberapa jam lebih lama. Bahkan anda bisa saja termasuk kedalam golongan orang-orang yang tidurnya berada di ujung spektrum, atau yang biasa sebut dengan "tidur panjang" oleh para dokter ahli, dimana hal ini memungkinkan anda untuk tidur hingga 11 jam dalam sehari.

Penelitian valid yang memang bisa dipercaya adalah bahwa seiring dengan bertambahnya usia maka orang akan semakin sedikit membutuhkan waktu tidur. Hal ini disebabkan karena sekelompok saraf bernama nukleus bentrolateral preoptic, yang mengatur pola tidur seorang manusia akan mati perlahan-lahan seiring dengan bertambahnya usia.

"Semakin banyak sel yang tidak aktif karena penuaan, semakin sulit seseorang untuk tidur," kata Clifford Saper, M.D., Ph.D., seorang ahli saraf terkemuka di Toronto. Saper mencatat bahwa orang berusia 70 tahun tidur 1,5 jam lebih singkat dibanding pada mereka yang berusia 20 tahun.

Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan
Insomnia
"Kadang ada dari mereka tidak merasa sudah beristirahat. Mereka bangun karena memang tidak bisa tidur lagi, tapi mereka tetap merasa kelelahan sepanjang harinya. Hal inilah yang biasa kita sebut dengan insomnia dan jika sudah mencapai tahap ini berarti anda sudah dalam kondisi akut dan itu berbahaya bagi tubuh anda", kata Saper.

Untuk mengetahui berapa jam sebenarnya tubuh Anda membutuhkan tidur, para ahli menyarankan untuk mencari tahu sendiri dengan membiarkan diri anda tidur secara alami selama beberapa hari hingga seminggu. Tidurlah ketika anda merasa benar-benar lelah atau ngantuk berat dan bangun secara alami. Hindari konsumsi alkohol dan kurangilah penggunaan kafein, sebaiknya anda juga mendapatkan sinar matahari pagi yang disertai olahraga ringan di sore harinya. Dengan cara ini anda akan menemukan jawaban yang tepat akan kebutuhan tidur yang sesuai bagi tubuh anda.

Satu hal yang perlu diingat, jangan pernah sekali-kali memaksakan diri anda untuk tidur ketika anda tidak merasakan kantuk atau merasakan kelelahan ! Hal ini bisa berakibat fatal bagi diri anda karena jutaan sel yang sedang aktif menghasilkan impuls listrik di dalam otak anda justru dipaksa untuk mati suri sehingga mengakibatkan penurunan tingkat kemampuan berpikir (kebodohan) ketika anda terbangun.

Tidurlah dengan cukup sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh tubuh anda, bukan tidur sesuai dengan saran para pakar yang sama sekali tidak mengetahui kebutuhan tidur yang sebenarnya anda butuhkan. Ingatlah, mereka hanya berasumsi secara generik dan bukan berdasar kepada kebutuhan waktu tidur yang dibutuhkan secara perorangan.

Isu waktu tidur 7,8 ataupun 9 jam demi kesehatan hanya dibuat agar manusia menjadi tidak produktif dan lebih mudah untuk dikendalikan pola hidupnya. Sehingga orang-orang yang berkepentingan dibalik hal ini dapat dengan mudah mengontrol prilaku hidup manusia beserta kesehariannya.

Banyak orang-orang yang bekerja sebagai seorang karyawan pulang kerja pada pukul 5 sore hingga ia tertidur pada pukul 10 atau 11 di malam harinya. Ketika ia terbangun pada pukul 3 dini harinya, ia merasa kesulitan untuk tidur kembali sehingga pada akhirnya ia terpaksa harus memaksakan tubuhnya untuk tidur kembali karena khawatir keesokan harinya ia tidak dapat bekerja dalam kondisi tubuh yang prima.

Hal ini jelas adalah hasil dari pembodohan yang terkait dengan isu waktu tidur yang cukup (7/8/9 jam) agar manusia dapat hidup lebih sehat. Padahal ketika ia terbangun, tubuhnya sudah secara alamiah memberikan sinyal kepada dirinya bahwa ia sudah cukup beristirahat, sehingga ia sudah bisa kembali beraktivitas secara normal (lain hal nya jika ia terbangun karena ingin buang air dan tetap dalam kondisi yang mengantuk).

Lalu dampak apa yang ia alami ketika ia memaksakan tubuhnya untuk kembali tidur ?

1. Depresi
Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan
Depresi berlebih
Berdasarkan hasil studi tahun 2014, peneliti menemukan bahwa tidur yang melebihi kebutuhan tubuh untuk beristirahat dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami depresi. Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang tidur dalam kurun waktu 7-8 jam pada malam hari berisiko 27% mengalami depresi. Sementara mereka yang tidur 9 jam atau lebih, berisiko 49% mengalami depresi.

2. Kerusakan susunan syaraf pada otak
Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan
Kerusakan syaraf otak
Sebuah studi tahun 2012 menunjukkan bahwa tidur berlebih justru merusak fungsi otak. Penelitian yang mayoritasnya dilakukan terhadap wanita ini menemukan bahwa wanita yang tidur lebih dari 9 jam, otaknya ternyata mengalami penuaan dua tahun lebih cepat.

Tidur berlebih menyebabkan degeratifnya sel syaraf pada otak manusia sehingga tidur berlebih hanya akan memperburuk fungsi otak selama enam tahun kedepan Penelitian juga membuktikan bahwa efek dari tidur terlebih lagi bagi para wanita lanjut usia akan lebih buruk daripada wanita-wanita yang berada di usia produktif. 

3. Sulit untuk hamil
Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan
Sulit hamil
Bagi wanita, terlalu banyak tidur juga meningkatkan risiko sulit hamil. Pada tahun 2013, sebuah tim peneliti Korea menganalisa kebiasaan tidur sekitar 650 wanita yang mengikuti program bayi tabung. 

Hasil penelitian menunjukkan, tingkat kehamilan tertinggi terjadi pada perempuan yang mendapatkan waktu tidur yang cukup. Sedangkan tingkat kehamilan terendah terjadi pada wanita yang tidur 9-11 jam pada malam harinya. Ahli endokrinologi reproduksi dokter Evan Rosenbluth mengatakan, kebiasaan tidur yang buruk dapat mengubah ritme sikardian tubuh seseorang, sekresi hormon, hingga siklus menstruasi seorang wanita.

4. Diabetes
Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan
Diabetes
Para peneliti dari Quebec, Kanada, juga menemukan bahwa orang yang tidur berlebih, dua kali lebih berisiko terkena diabetes tipe 2 dibanding mereka yang tidurnya cukup pada malam hari.

Mereka orang-orang yang tidur berlebih memiliki resiko tingkat diabetes 3 kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki waktu tidur sedikit.

5. Obesitas
Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan
Obesitas
Orang-orang yang tidur berlebih juga berisiko mengidap penyakit obesitas. Penelitian selama enam tahun yang juga dilakukan di Quebec mengungkapkan, peserta yang tidur berlebih gemuk dibanding peserta yang tidurnya cukup dalam semalam.

Hasil studi juga menunjukkan bahwa mereka yang tidur malam selama 9-10 jam, 25 persen lebih berisiko bertambah berat badannya sebanyak 2.5 sampai 5 kilogram dalam setiap bulannya. Penumpukan lemak jenuh pada jaringan otot juga dipengaruhi oleh tidur yang berlebih. Sehingga apabila ada seseorang yang sedang berusaha untuk meningkatkan masa ototnya maka tidur berlebih sangat tidak dianjurkan baginya.

6. Sakit jantung
Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan
Serangan jantung
Pada penelitian yang dipersentasikan dalam pertemuan American College of Cardiology tahun 2012, tidur berlebih ternyata meningkatkan risiko serangan jantung. Hal ini dibuktikan ketika peneliti menganalisis sekitar 3.000 orang. 

Hasilnya, mereka yang durasi tidurnya lebih panjang, dua kali lebih berisiko mengalami angina atau dikenal dengan penyakit angin duduk dan 110% lebih berisiko menderita penyakit jantung koroner apabila dibandingkan dengan mereka yang memiliki waktu tidur sedikit. Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa ketika seseorang tidur secara berlebih maka jantungnya justru bekerja lebih keras untuk memompa aliran darah ke seluruh tubuhnya, oleh karena itu tidak jarang kita menemukan orang yang berkeringat ketika bagun dari tidurnya yang berlebih.

7. Usia hidup lebih pendek
Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan
Pendek usia
Sejumlah penelitian pun mengaitkan kualitas tidur yang buruk dengan usia hidup seseorang. Berdasarkan 16 penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 di Amerika Serikat, orang-orang yang tidur lebih dari 7 jam pada malam harinya ternyata memiliki tingkat resiko kematian yang lebih tinggi, yaitu 1,3 kali lebih berisiko mendekatkan dirinya pada waktu kematian yang lebih awal. Penelitian itu melibatkan 1.382.999 orang partisipan.

Tidur - Durasi idealnya tidak bisa ditentukan
Berusaha produktif
Jika orang-orang tersebut beraktivitas normal ketika ia terbangun, maka banyak hal-hal produktif yang dapat ia lakukan untuk membuat hidupnya menjadi lebih baik. Namun ada segelintir orang yang tidak senang dalam hal ini, segelintir orang yang tidak senang melihat manusia lainnya bisa hidup lebih produktif. Mereka ingin manusia tetap hidup seperti robot yang mudah dikendalikan, bangun jam sekian, makan jam sekian, bekerja jam sekian dan tidur pun jam sekian sehingga mereka mudah untuk dikendalikan. Mereka mengetahui kapan manusia lapar, kapan manusia lelah, dan kapan manusia lengah.

Kita sebaiknya waspada terhadap pembodohan-pembodohan yang mengakibatkan manusia hidup seperti robot. Salah satunya yaitu dengan isu waktu tidur yang selalu digembar-gemborkan oleh para ahli medis. Mereka sendiri sebenarnya mengetahui bahwa waktu tidur yang ideal tersebut sebenarnya tidak dapat diketahui dan ditentukan begitu saja, apalagi sampai dipaksakan kepada setiap insan manusia dari generasi ke generasi. Namun karena kondisi masyarakat yang sudah terdoktrin kuat oleh masifnya gerakan pembodohan maka terkadang mereka pun tidak bisa berbuat apa-apa. Memang benar membiasakan diri untuk hidup teratur itu baik bagi kehidupan manusia, namun perlu diingat bahwa yang baik untuk dibiasakan itu adalah hidup yang teratur bukanlah hidup yang diatur.




Anda menyukai artikel yang kami sajikan?
Tunjukkanlah rasa syukur dan terimakasih anda kepada Tuhan dan kami selaku pihak yang telah membantu mencerahkan anda dengan cara memberikan bantuan melalui salah satu cara di bawah ini:
  • Klik semua gambar/tulisan yang ada di kolom "► Informasi Sekilas Info" di bagian side bar & selesaikan autentifikasi-nya.
  • Melakukan donasi melalui Bitcoin ke alamat: 19aMiNgwDpwXovxAd9FQnxPDRcu8i1Zm6Vbisa di copy-paste!
  • Melakukan donasi melalui PayPal ke alamat: informaside@collector.orgbisa di copy-paste!
Tip us as a form of your gratitude!
Setiap bantuan yang anda berikan kepada kami sungguh sangat berharga bagi perkembangan dan keberlangsungan hidup kami! Jangan lupa untuk memberikan komentar, kritik ataupun saran yang sifatnya dapat "membangun" kami pada kolom komentar agar kami bisa melakukan evaluasi dan terus berkarya untuk menampilkan berbagai macam ilmu ataupun informasi penting lainnya yang sangat berharga bagi kehidupan anda semua!



Jangan lupa untuk mencentang reaksi anda setelah membaca artikel di atas sebelum berkomentar, terimakasih.

Comments