Berpikir - Bagaimana cara terbaik melakukannya ?

Berpikir - Bagaimana caranya agar kita sanggup berpikir secara cepat, tepat, efektif dan efisien seperti para agen intelijen profesional di seluruh dunia ? 

Berpikir - Bagaimana cara terbaik melakukannya ?


Search guidelines (#en) / Pedoman pencarian (#id):

English (#en)
Title : Thinking - How is the best way to do it ?
Keywords search : Thinking
Search description : Thinking - How can we be able to think quickly, accurately, effective and efficient as a professional intelligence agents around the world ?

Indonesian (#id)
Judul : Berpikir - Minuman yang berbahaya bagi tubuh
Kata kunci pencarian : Berpikir
Deskripsi pencarian : Berpikir - Bagaimana caranya agar kita sanggup berpikir secara cepat, tepat, efektif dan efisien seperti para agen intelijen profesional di seluruh dunia ?


Memang terkadang kita dihadapkan dengan kebingungan tentang masalah bagaimana seharusnya kita berpikir dalam hidup ini, terutama ketika kita sedang ditimpa oleh banyaknya masalah kehidupan. Pada kesempatan kali ini kita akan coba membahas secara tuntas salah satu hal yang paling mendasar dalam hidup ini yaitu tentang masalah berpikir yang sifatnya sangat krusial dalam setiap aspek kehidupan.

Berpikir - Bagaimana cara terbaik melakukannya ?
Solusi dan Masalah
Banyak orang yang tidak memahami pola berpikir yang jelas sehingga pada akhirnya mereka tersesat didalam labirin pemikiran yang mereka ciptakan sendiri. Parahnya hal tersebut justru tidak disadari oleh kebanyakan dari mereka. Pada prinsipnya di dalam setiap situasi selalu ada kondisi dan di dalam setiap kondisi pasti ada sesuatu yang biasa kita sebut dengan problema atau masalah dan di setiap problema pasti ada pula solusinya.

Jika dilihat dari susunanya maka bisa kita simpulkan bahwa inti dari alur dasar realita tersebut adalah bahwa di dalam setiap situasi pasti akan ada saja suatu masalah sekecil apapun itu bentuknya, dan rasanya semua orang pasti merasakan hal yang sama atas fakta realita tersebut. Oleh karena itu sebenarnya kita dituntut untuk selalu bisa fokus dalam menangani dua faktor penting tersebut (situasi dan masalah) karena kedua hal ini sifatnya sangat dominan di dalam kehidupan sehari-hari kita.

Di dalam proses berpikir kita juga mengenal sesuatu yang disebut dengan analisis. Sepertinya kami juga tidak perlu lagi menjelaskannya secara panjang lebar karena tentunya anda semua sudah paham apa arti dari analisis itu sendiri. Ilmu analisis ini sesungguhnya tidak bisa dipisahkan dengan cara manusia dalam melakukan proses berpikir. Sehingga inti dari jawaban atas pertanyaan bagaimana cara terbaik melakukan proses berpikir adalah dengan menguasai ilmu analisis dari dua faktor penting di atas yaitu ilmu analsis situasi dan ilmu analisis masalah (Situation Analysis and Problem Analysis).


1. Situation Analysis / Ilmu analisis situasi


Ilmu analisis ini sebenarnya lebih mengacu kepada sikap kita dalam menyikapi sebuah situasi. Dalam ilmu analisis situasi, terdapat banyak sekali jenis faktor relativitas kondisi, namun berikut ini adalah 5 faktor relativitas terhadap kondisi tertentu yang paling sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. 5 faktor ini dapat membantu memudahkan kita untuk menentukan dan mengambil sikap terhadap sebuah situasi :


a. Berpikir - Let it flow (LTF) / biarkan suatu situasi berjalan dengan sendirinya


Berpikir - Bagaimana cara terbaik melakukannya ?
Let it flow but fully aware
Tetap dalam kondisi yang awas, namun kondisi awas tersebut haruslah didasari oleh pemikiran yang jernih (bukan secara paranoid). Berpikirlah secara jernih agar aura positif tetap terpancar dari tubuh anda sehingga orang di sekeliling anda tidak merasa aneh dengan keberadaan anda. 

Buatlah agar orang di sekeliling anda tidak menyadari bahwa sesungguhnya anda sedang mengawasi mereka. Tetap waspada meskipun anda sedang berada dalam situasi dan kondisi yang sangat tenang sekalipun, ingatlah peribahasa bahwa air tenang itu menghanyutkan (apalagi air yang deras) !


b. Berpikir - Read the threat (RDT) / baca potensi ancaman pemicu timbulnya masalah


Berpikir - Bagaimana cara terbaik melakukannya ?
Baca potensi ancaman
Kita tidak pernah tahu bahaya apa saja yang akan menimpa diri kita. Oleh karena itu kita tidak boleh kehilangan kesadaran sedikitpun terhadap hal-hal yang berada di sekeliling kita. Baca setiap potensi ancaman sekecil apapun yang dapat memicu timbulnya suatu masalah di dalam situasi yang sedang anda alami. 

Terkadang hal kecil yang tidak kita duga bisa menjadi sebuah ancaman yang sangat membahayakan diri kita. Oleh karena itu jika anda berada dalam kondisi dimana insting anda mengendus adanya sebuah ancaman maka sebaiknya anda sudah harus mulai berhati-hati dengan lingkungan di sekitar anda.


c. Berpikir - Record and report (RDR) / rekam dan buat laporan terperinci di dalam otak anda


Berpikir - Bagaimana cara terbaik melakukannya ?
Memori fotografik
Pertajam memori fotografik anda ketika anda berada dalam situasi yang memerlukan intensitas penggunaan memori yang cukup tinggi.

Lakukan repetasi/pengulangan rekaman atas memori tersebut secara berkala untuk menghindari terhapusnya pundi-pundi ingatan yang telah anda simpan sebelumnya dari otak anda. Jika dibutuhkan, buatlah sebuah catatan khusus yang mudah untuk diorganisir, sehingga kelak catatan tersebut akan memudahkan anda untuk mengingat hal-hal penting yang telah anda tuliskan sebelumnya. Jangan lupa untuk menyimpan catatan tersebut di tempat yang aman agar tidak ada seorangpun yang mengetahuinya, sehingga jika terjadi kehilangan anda tidak perlu khawatir karena ia akan sulit untuk ditemukan.


d. Berpikir - Finger on the trigger (FGT) / siap mengambil tindakan


Berpikir - Bagaimana cara terbaik melakukannya ?
Siap proteksi diri
Persiapkan diri anda untuk hal terburuk yang mungkin bisa terjadi setiap saat. Dalam situasi ini mungkin saja anda dituntut untuk melakukan sebuah tindakan yang sifatnya jauh diluar akal sehat ataupun kebiasaan anda. 

Memang di dalam situasi dan kondisi tertentu terkadang mau tidak mau kita dihadapkan pada berbagai jenis ancaman, baik itu yang bersifat, kecil, sedang ataupun tinggi. Lalu bagaimana seharusnya kita berpikir ketika berada dalam situasi yang sifat ancamannya sangat tinggi ?Anda harus tetap tenang, itulah jawabannya, karena dengan kondisi yang tenang anda dapat berpikir secara jernih dan fokus, terutama untuk mencari jalan keluar dari suatu masalah yang sedang anda hadapi. Tenang dalam hal ini bukan berarti anda boleh bersantai-santai dalam menghadapai suatu masalah. Jantung boleh saja berdegup kencang, nafas boleh saja terengah-engah, tetapi pikiran harus tetap terjaga dalam kondisi yang tenang sehingga rasa panik tidak menguasai tubuh dan pemikiran anda. Ingatlah bahwa kepanikan hanya akan membuat anda terpeleset kepada jurang kebodohan.


e. Berpikir - Hopeless (HPL) / putus harapan


Berpikir - Bagaimana cara terbaik melakukannya ?
Tidak cemas walau hampir tewas
Cemas itu wajar ketika anda menemui jalan buntu, namun janganlah berlebihan, dan jika anda mampu, jangan pernah tunjukan rasa cemas anda pada siapapun ! 

Usahakan diri anda tetap tenang walaupun otak anda sebenarnya tidak mampu untuk memikirkan jalan keluar yang logis dan masuk akal. Paksakan insting anda untuk menentukan tindakan apa yang perlu anda ambil dalam waktu dekat, terkadang insting manusia bekerja lebih baik dibandingkan dengan akal dan pikirannya. Menunggu ketika sudah tidak ada lagi harapan bisa jadi adalah salah satu cara terakhir yang juga bisa menjadi solusi. Tentu menunggu yang dimaksud dalam hal ini adalah menunggu situasi yang tepat sehingga kita bisa membaca potensi-potensi peluang baru secepat mungkin untuk kemudian dicerna secara logika sehingga kita dapat mengambil solusi jangka pendek.

Anda tidak perlu repot-repot untuk memikirkan solusi jangka panjang ketika sudah berada dalam situasi yang sulit dan sangat mendesak. Karena tentunya berpikir untuk menentukan solusi jangka panjang membutuhkan waktu yang mungkin tidak sebentar sehingga anda dikhawatirkan tidak memiliki cukup waktu lagi untuk keluar dari situasi yang sulit tersebut. Dan jangan lupa akan satu hal ketika anda sudah bisa menarik nafas atas solusi jangka pendek, maka pikirkanlah juga solusi jangka panjangnya agar masalah tidak berlarut-larut.


2. Problem Analysis / Ilmu analisis masalah


Ilmu analisis masalah ini pada dasarnya lebih mengacu kepada tindakan yang harus kita lakukan terhadap suatu masalah. Berikut ini adalah 3 buah cara utama dalam menyelesaikan suatu masalah :

a. Collect / Kumpulkan 

Kumpulkan setiap informasi sekecil apapun itu bentuknya yang terkait secara langsung ataupun tidak langsung dengan suatu permasalahan yang sedang anda alami.

b. Analyze / Analisis dan pikirkan 

Segera analisis berdasarkan premis-premis dari beberapa ilmu analisis situasi yang telah dijabarkan diatas dan pikirkan secara matang serta mendetail dari berbagai sudut pandang dengan sebaik mungkin. Hindari memikirkan masalah hanya dari satu sudut pandang, karena hal ini bisa berakibat fatal bagi anda.

c. Determine / Tentukan konklusi serta solusinya 

Putuskan kesimpulan dan solusi seperti apa yang akan anda pilih untuk menyikapi masalah tersebut, tentunya dengan tindakan yang nyata, bukan hanya kata-kata semata.



Demikianlah tentang penjelasan tentang bagaimana seharusnya kita berpikir. Kedua ilmu analisis diatas digunakan oleh para anggota intelijen senior di berbagai negara dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini bukan berarti kita harus menjadi seorang anggota intelijen untuk dapat menguasai pola berpikir yang tepat, namun dasar-dasar dari pola berpikir mereka dapat kita jadikan pelajaran dan pembelajaran.

Kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari karena kedua ilmu tersebut merupakan ilmu dasar kehidupan yang mudah untuk dipelajari, terlebih lagi kedua ilmu tersebut telah teruji dan terbukti validitasnya dalam membantu manusia untuk dapat bertindak secara cepat, tepat, efektif dan efisien.

Manusia adalah makhluk yang dilengkapi Tuhan dengan sarana berpikir. Namun sayang, kebanyakan dari mereka tidak menggunakan sarana yang teramat penting ini sebagaimana mestinya. Bahkan pada kenyataannya banyak dari manusia yang hampir tidak pernah berpikir ketika ia ingin bertindak. Semoga artikel bagaimana seharusnya kita berpikir ini dapat membantu anda untuk hidup lebih baik lagi.




Anda menyukai artikel yang kami sajikan?
Tunjukkanlah rasa syukur dan terimakasih anda kepada Tuhan dan kami selaku pihak yang telah membantu mencerahkan anda dengan cara memberikan bantuan melalui salah satu cara di bawah ini:
  • Klik semua gambar/tulisan yang ada di kolom "► Informasi Sekilas Info" di bagian side bar & selesaikan autentifikasi-nya.
  • Melakukan donasi melalui Bitcoin ke alamat: 19aMiNgwDpwXovxAd9FQnxPDRcu8i1Zm6Vbisa di copy-paste!
  • Melakukan donasi melalui PayPal ke alamat: informaside@collector.orgbisa di copy-paste!
Tip us as a form of your gratitude!
Setiap bantuan yang anda berikan kepada kami sungguh sangat berharga bagi perkembangan dan keberlangsungan hidup kami! Jangan lupa untuk memberikan komentar, kritik ataupun saran yang sifatnya dapat "membangun" kami pada kolom komentar agar kami bisa melakukan evaluasi dan terus berkarya untuk menampilkan berbagai macam ilmu ataupun informasi penting lainnya yang sangat berharga bagi kehidupan anda semua!



Jangan lupa untuk mencentang reaksi anda setelah membaca artikel di atas sebelum berkomentar, terimakasih.

Comments